Tampilkan postingan dengan label IT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IT. Tampilkan semua postingan

Kebutuhan Seorang Programmer

Salah satu jenis pekerjaan yang dibutuhkan dalam sebuah perusahaan yang berbasis teknologi informasi adalah Programmer, adalah sebuah software house encem. Bagaimana menciptakan sebuah lingkungan yang nyaman untuk bekerja bagi para programmer ini fikir ?

Kata orang, programer memiliki kebutuhan yang berbeda dalam bekerja dengan
pekerja lainnya sembah. Jika kita ambil asumsi hal ini benar maka apa kebutuhkan
mereka tersebut ?

Pertama, kebutuhan listrik dimeja programmer. Sering sekali meja programmer hanya disediakan satu soket (colokan) listrik padahal kalau kita hitung kebutuhannya adalah untuk computer, monitor, lampu kerja, printer, keperluan lain-lain seperti adaptor speaker, charger ponel, dan adaptor notebook (jika menggunakan notebook juga) ketukmeje. Jadi, paling sedikit dibutuhkan lima buat soket listrik. Jika hanya disediakan satu sokep, maka akan ada power bar yang malang melintang sehingga menimbulkan kekumuhan.

Kedua, akses internet melalui LAN. Jika programmer tersebut menggunakan computer dan notebook, maka sebaiknya disediakan dua kabel UTP yang siap digunakan dimasing-masing meja. Kebutuhan dua kabel UTP ini bias dikurangi dengan menggunakan warless LAN dikantor, karena umumnya notebook saat ini sudah memiliki fitur wi-Fi. Namun beberapa tempat kerja tidak memperkenalkan adanya wireless LAN ini karena masalah keamanan data gigitjari. Jika demikian maka sediakanlah dua buah kabel UTP untuk setiap meja.

Akses internet merupakan salah satu kebutuhan utama programmer senyum. Tanpa ada akses internet, programmer akan tidak semangat untuk dating kerja garupale. Ada kekhawatiran bahwa kalau ada akses ke Internet maka para pekerja ini akan menghabiskan waktunya untuk membaca e-mail, menjelajah internet, dan chatting. Tetapi disisi lain, tanpa akses internet mereka bisa menjadi kurang produktif karena tidak bisa melihat contoh-contoh program yang sudah dikembangkan orang lain . Inilah salah satu manfaat open source, kita tidak
perlu mengulang apa yang pernah dikerjakan oranglain tepuktangan.

Berikutnya yang dibutuhkan programmer adalah bahan bacaan : buku, referensi, dan majalah. Memang benar dengan adanya internet kebutuhan bahan bacaan dalam bentuk cetakan dapat menjadi berkurang, namun sering kali programmer lelah menatap layer computer dan ingin lepas dari computer sejenak/ membaca buku dan majalah merupakan salah satu cara "melepas"kanlelah nerd.

Hal lain yang cukup esensial adalah akses ke makanan dan minuman. Jika diharapkan programmer lebih banyak duduk bekerja didepan layer, maka sediakan sumber makanan dan minuman yang dapat mereka raih dengan mudah. Kalau mereka harus, maka akan banyak waktu yang terbuang. Itulah sebabnya ditempat kerja beberapa perusahaan terkenal disediakan tempat makan, kulkas dan pembuatan Jenis makanan dan minuman ini harus diperhatikan agar para programmer ini tetap sehat dan produktif.

Jika para programmer ini sakit, maka kita semua yang rugi. Jangan terlalu banyak menyediakan makanan yang kurang baik bagi kesehatan. Programmer cenderung untuk mengkonsumsi makanan yang mudah dia capai. Sayangnya biasanya ini adalah makanan junk food dan minuman kaleng/kotak/ botol.

Hal yang paling sulit ditangani adalah rokok. Mungkin setengah dari jumlah programmer adalah perokok. Sulit mencampur tempat kerja bagi perokok dan bukan perokok. Perokok membutuhkan rokok ketika bekerja sementara bukan perokok tidak dapat bekerja jika ada asap rokok. Mungkin keduanya harus dipisahkan

Jika kebutuhan itu dapat terpenuhi, harapannya para programmer dapat bekerja dengan gembira dan produktif. Suasana seperti ini menarik programmer yang bagus. nb..dr situs web blue (suer dech) kenyit

Masalah Flash DIsk Ni.

Persaingan USB (Universal Serial Bus) flash disk di pasar komputer mulai cenderung "kasar". Ini ditandai dengan masuknya berbagai merek flash disk remarked yang dijual dengan harga miring. Masalahnya, banyak dealer atau penjual yang tidak tahu menahu apakah flash disk yang mereka jual asli atau palsu.

Remarking atau penandaan ulang pada flash disk biasa dilakukan pada kapasitas penyimpanan data. Misalnya, flash disk dengan kapasitas 128 MB di-remark menjadi 256 MB. Sehingga, harga jualnya menjadi sangat murah dibandingkan flash disk yang ber-chipset asli 256 MB.

Praktik remarking ini sangat rapi dan sulit dibuktikan. Karena, flash disk biasa dikemas sangat rapat. Selain itu, pada flash disk remarked tersebut ditambahkan bug pada chipset. Sehingga bila disambungkan pada komputer, yang terbaca adalah kapasitas yang telah di-remark.

Ketika flash disk remarked difungsikan, pengguna takkan merasakan perbedaan. Bahkan setelah diformat, kapasitas yang terbaca di komputer adalah hasil remarking. Tetapi, bila flash disk diisi data melebihi 60 hingga 70 persen dari total kapasitas, mulai ada masalah. Misalnya, flash disk penuh, hang, data tiba-tiba hilang, dan yang terparah, flash disk tak dapat dikenali oleh Komputer.

Nah, agar terhindar dari flash disk remarked, ada beberapa cara yang bisa dilakukan :
1. Jangan mudah tergiur dengan harga yang murah dan casing yang menarik.
2. Pastikan flash disk yang dibeli memberi garansi cukup lama, minimal tiga tahun.
3. Dan pastikan penjual memberi garansi penggantian bila flash disk yang sudah dibeli terbuktitelah di-remark.

Mudah2an diantara kita tidak ada yang terjebak dengan masalah flash disk ini.

Advertisement

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes